Rabu, Maret 30, 2011

RIP - Ahmad Barry Marhadinata

Sebuah berita yang benar-benar mengejutkan menghampiriku pagi ini. Baru saja aku sampe ke kantor, nolongin bang Sanul ngeganti kunci pintu kantor, lalu ketika aku mengecek handphone, ada dua sms dari Syarbani dan Putra yang isinya sama:
Innalillahiwainnailaihirajiun, telah berpulang ke rahmatullah, sahabat kita, saudara kita, Ahmad Barry Marhadinata, Rabu 30 Maret 2011 pukul 01.50 WIB.
Kabar tersebut benar-benar bikin aku kaget dan shock, entah mengapa. Sepengetahuanku, Barry tidak menderita penyakit yang berat, sehat bugar malahan. Mungkin prospek bahwa ajal tidak membedakan usia, mau tua maupun muda, siapa saja bisa meninggal oleh sebab apapun, memang menyadarkanku akan betapa berartinya waktu yang telah diberikan padaku di dunia ini. Untuk apa waktu ni telah kuhabiskan? Siapkah aku jika ternyata giliranku selanjutnyalah yang akan dipanggil-Nya?
Mengingat Barry kembali ke tahun 2004, ketika aku pertama kali terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Untan Prodi Teknik Sipil kelas D tahun 2004. Barry adalah salah seorang teman sekelasku, walaupun kami teman biasa namun aku juga pernah beberapa kali ke rumahnya untuk mengerjakan tugas kuliah dan juga lebaran. Barry yang kukenal adalah sosok yang sangat bersahabat, baik, dan menyenangkan. Selain di kampus, aku juga sering bertemu dengannya di acara-acara Tianshi, karena sama seperti ku dulu, Barry cukup aktif di Tianshi. Terakhir bahkan, Ayanx pernah ketemu Barry di sebuah toko fotokopi. Saat itu Barry yang mengenali Ayanx sebagai pacarku, dan pertama-tama menyapa Ayanx.

Sekarang Barry telah tiada, tak ada yg bisa aku beri kecuali doa, semoga Allah SWT mengampuni dosa2mu, melipatkan amal baikmu, melapangkan jalan menuju surga-Nya. Ya Allah, dudukkanlah Barry Marhadinata disisi-Mu, ditempat yg plg mulia. Amin.
Share:

0 comments:

Posting Komentar