Dunia Tanpa Google Reader?

by - 11.16.00

Pada awal maret 2013 ini, Google kembali membuat sedikit kehebohan dengan rencana Google menutup layanan Google Reader. Penutupan layanan Google Reader yang rencananya dilaksanakan pada awal Juli 2013 ini sebagai bagian dalam usaha Google untuk tetap fokus dan mengecilkan jumlah produk mereka. Pengumuman ini mungkin tidak menjadi perhatian bagi sebagian besar netter, mungkin termasuk kawan pembaca blogku. Tapi bagi para pengguna dan fans Google Reader di seluruh dunia, termasuk diriku, pengumuman ini benar-benar mengecewakan.

Google Reader telah menjadi sebuah layanan yang membuat ponsel Android tak pernah menjemukan. Bagi kawan yang senang membaca, apalagi suka mantengin artikel-artikel terbaru di sebuah web/blog, seperti malesbangetdotcom atau mastereon misalnya, Google Reader akan sangat bermanfaat. Dengan tampilan yang bersih, simpel dan cepat di ponsel Android, plus integrasi-nya dengan akun Google lainnya, kita dapat menikmati membaca artikel-artikel web/blog dalam bentuk RSS/Feed, tanpa harus membuka alamat web/blog yang kita baca. Untuk mendaftarkan web/blog baru ke dalam daftar bacaan Google Reader pun sangat mudah, kita tidak perlu mengetahui alamat RSS/Feed web tersebut, cukup daftarkan URL domain web tersebut dan Google Reader akan secara otomatis mencari dan mendaftarkan alamat RSS/Feed.

Sebenarnya, dunia tanpa google reader tidak akan menjadi kiamat. Ada beberapa alternatif layanan serupa yang bisa kita nikmati via web browser maupun mobile. Katakanlah seperti Feedly yang memiliki antarmuka yang lebih cantik dan unik, atau NetVibes sudah dapat menggantikan layanan dan aplikasi Google Reader di Android. Namun bagi Google Reader users dan fans, tentu akan muncul 1001 alasan untuk tidak berpindah layanan, karena Google Reader adalah 'Safe Zone' mereka, dan alternatif pun tetaplah menjadi alternatif hingga Google Reader benar-benar ditutup.

Aku secara pribadi bisa mengerti jika Google ingin menutup layanan-layanan mereka, yang mungkin memang kurang diminati netter maupun Google sendiri yang enggan untuk mengembangkannya. Katakanlah layanan yang sebelumnya sudah ditutup seperti Google Docs maupun Buzz. Tapi khusus untuk Google Reader, sangat disayangkan sekali jika Google kurang berminat untuk mengembangkannya, apalagi sekarang berniat menutupnya, karena aplikasi ini sangat efektif dan menghibur di perangkat Android dan menjadi salah satu aplikasi paling sering kubuka dan kubaca.

Rencana Google menutup Google Reader ternyata menuai reaksi keras dari para fans Google Reader. Fans Googler Reader, walaupun tidak besar tapi cukup loyal, dan dalam usaha mereka 'mempertahankan' Google Reader agar tetap survive, beberapa petisi online pun dibuat. Petisi yang dibuat oleh BringGoogleReaderBack.com atau keepgooglereader.com merupakan usaha nyata para fans Google Reader dalam mempertahankan layanan ini.

Senasib dengan Google Reader yang akan ditutup pada 1 Juli 2013 ini, adalah layanan Google yang lain yaitu iGoogle yang merupakan layanan antarmuka laman web Google yang dapat dikustomisasi dengan masing-masing 'selera' user, dan rencananya layanan ini akan ditutup pada 1 November 2013.

You May Also Like

0 comments