Melirik Honda CB150R Streetfire

by - 10.33.00

Setelah pensiun hampir 2 (dua) tahun sejak terakhir kali mengendarai motor Suzuki Thunder, sekarang sudah timbul pula rindu untuk punya motor sejenis lagi. Namun karena masih belum ada duit buat meminang motor sport merk apapun, sekarang mesti bersyukur dan puas dulu dengan motor matic Honda Vario CW yang sekarang ini lagi jadi tunggangan utama. Namun sebagai obat pelipur lara, sekarang kita lirik-lirik dulu deh kelebihan dan kekurangan salah satu motor sport yang sekarang lagi banyak diperbincangkan: Honda CB150R Streetfire.

Honda CB150R merupakan produk motor sport teranyar yang dirilis Honda untuk merebut pasar yang saat ini masih dipegang oleh produk merk sebelah, Yamaha Vixion. Terlebih Yamaha saat ini juga sedang gencar-gencarnya merilis varian baru motor sport yaitu Yamaha Byson dan New Vixion Lightening, kiranya kehadiran CB150R digadang-gadang akan menjadi product killer yang diharapkan dapat merebut pasar motor sport Yamaha.

Kelebihan Honda CB150R Streetfire
Dibekali dengan mesin 150cc dengan 4-langkah, DOHC, 4 katup dengan 6 speed motor ini benar-benar dapat disebut sebagai motor sport jagoan Honda saat ini. Belum lagi dilengkapi dengan sistem pendingin liquid cooled yang dipadukan dengan sistem injeksi PGM-FI punya Honda, dimana perpaduan ini menjanjikan akselerasi tinggi, top speed mumpuni, pembakaran optimal dan irit sebagai ciri khas Honda. Spesifikasi diatas kertas Honda CB150R memiliki daya maksimum 12,5 kW (17,00 PS)/10.000 rpm, torsi maksimal hingga 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/8.000 rpm, dan kecepatan maksimal hingga 122 Km/h.

Untuk urusan rangka CB150R Streetfire menerapkan desain teralis tipe diamond yang ringan namun kuat menopang beban. Honda melengkapi pula dengan teknologi suspensi Pro-link yang membuat Honda CB150R mejadi sangat nyaman untuk dikendarai di segala medan.

Dari pandangan pertama, Honda CB150R Streetfire memiliki tampilan yang cukup macho dan garang, walau sekilas nampak seperti Old Vixion. Honda merilisnya dalam 4 pilihan warna: Speedy White, Lightning White, Astro Black, dan Furious Red. Aku secara pribadi naksirnya yang warna merah, keren banget dah kawan!

Kekurangan Honda CB150R Streetfire
Sejatinya, Honda CB150R Streetfire ini merupakan produk prematur yang dirilis terlalu dini untuk menjegal laju Yamaha New Vixion Lightening. Ini dapat dilihat dari beberapa komentar pejabat AHM yang menyatakan produksi motor sport ini sedang dalam kejar target. Alhasil, produk yang harusnya dapat menjadi andalan Honda ini lahir prematur dengan beberapa kekurangan (atau bisa disebut 'cacat produksi') yang sangat disayangkan, antara lain:

1. Suara mesin klotok-klotok
Sebagian pengendara Honda CB150R Streetfire mengeluhkan munculnya suara 'klotok-klotok' atau suara seperti suara helikopter pada mesin CB150R ini pada jarak tempuh inreyen (bahkan ada yang pada km 500). Oleh AHM dijelaskan bahwa suara ini adalah permasalahan pada komponen camshaft pada mesin, dan pemilik Honda CB150R Streetfire dapat melakukan klaim ke AHASS terdekat untuk dilakukan penggantian komponen tersebut.

Masalah ini cukup heboh diperbincangkan dan diperdebatkan oleh pengamat otomotif, FBH (fans boy Honda), FBY (fans boy Yamaha), maupun orang awam sepertiku. Bahkan keluhan pemilik atas masalah ini juga dimuat dalam surat pembaca Kompas.com (yang bisa dibaca di sini atau di sini), dan pihak AHM juga telah merespon di sini atau di sini.

2. Karat pada rangka
Masalah ini juga tidak dapat dianggap enteng yaitu ditemukannya karat pada beberapa bagian rangka. Hal ini mengindikasikan kurang matangya 'finishing' pada bagian rangka sehingga mudah berkarat, dan memberi kesan motor sport ini dibikin secara asal-asalan (tidak rapi). Coba deh kawan baca dan perhatikan adanya karat pada rangka CB150R di blog ini, di sini atau di sini.

3. Mika headlamp meleleh
Mika pada kepala lampu utama ternyata dapat dengan mudahnya meleleh akibat pemakaian normal seperti penampakannya pada link berikut. Apakah Honda membekali motor andalannya ini dengan mika berkualitas rendah?

4. Shock breaker bocor
Ada juga masalah bocornya shock breaker depan seperti masalah yang ditemukan pada Yamaha Byson (pada awal rilisnya). Coba lihat di blog berikut ini: 1 | 2

5. Tutup Tanki
Last but not at least, Honda masih mengadopsi model tutup tanki klasik: model 'njendul'. Ini agaknya kurang sinkron dengan teknologi mesin DOHC yang memang cukup maju dibandingkan mesin motor sport pesaing. Seperti yang kita ketahui, model tutup tanki njendul seperti ini:
memiliki kerawanan dalam hal menahan air. Model ini mengandalkan seal karet pada bagian dalam penutup, dimana sering terjadi ketidaksempurnaan seal akibat aktifitas buka-tutup tanki. Ketidaksempurnaan seal ini menyebabkan air mudah masuk ke dalam tanki terutama bila terkena air hujan atau sedang mencuci motor.

Kira-kira seperti itulah kelebihan dan kekurangan Honda CB150R Streetfire yang aku lirik. Secara pribadi (secara pribadi loh ya) aku menganggap produk ini belum layak kubeli mengingat masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi oleh Honda, mudah-mudahan kalo duitku udah ada, Honda juga udah mengoptimalkan kualitas produknya yang satu ini dan bikin aku gak ragu-ragu buat meminangnya. ^_^

You May Also Like

0 comments