Senin, Mei 12, 2014

Login Google 2-Step Verification Pada Dua Ponsel Android

Login Google 2-Step Verification Pada Dua Ponsel Android
Perlindungan akun online hanya dengan password di saat ini tidaklah cukup. Para hacker dan cracker kian hari kian canggih, sehingga keamanan password kian rentan. Google sebagai penyedia jasa web terbesar di dunia sangat peduli dengan hal ini, dan terlebih sejak kasus menghebohkan ditemukannya bug 'heartbleed' beberapa waktu lalu, terus meningkatkan keamanan data user dari tangan jahil pihak ketiga.

Google 2-Step Verification merupakan layanan keamanan dari Google sebagai 'tambahan' keamanan bagi user. Layanan ini bukanlah barang baru, bahkan Google sudah menerapkannya sejak beberapa tahun yang lalu. Bahkan layanan sejenis ini sudah kutemukan sejak tahun 2007an lalu. Kawan merupakan nasabah bank BCA dan pengguna layanan Internet Banking BCA?

Dalam layanan Internet Banking BCA, kawan dibekali dengan dua lapis keamanan. Pertama, ketika ingin login ke laman web BCA banking, kawan akan diminta memasukkan password akun BCA. Kedua, pada saat transaksi kawan akan diminta memasukkan nomor PIN yang muncul dari perangkat key pin BCA yang telah diberikan sebelumnya. Jadi, tanpa adanya nomor PIN yang di generate oleh key pin, kawan tidak akan dapat melakukan transaksi apapun.
Login Google 2-Step Verification Pada Dua Ponsel Android
Teknis yang serupa ternyata diterapkan oleh Google. Dengan Google 2-Step Verification, kawan membutuhkan semacam key pin tiap kali ingin login ke layanan Google. Alih-alih memberikan tiap user Google sebuah perangkat key pin seperti yang dilakukan BCA, Google secara efektif memanfaatkan perangkat Android atau iOS untuk menggenerate kode rahasia. Cukup dengan menginstall aplikasi Google Authenticator di perangkat Android/iOS, lalu mengkoneksikannya dengan akun Google kawan, maka kawan pun sudah dapat menikmati layanan Google dengan keamanan ekstra.
Login Google 2-Step Verification Pada Dua Ponsel Android
Sayangnya, kawan hanya dapat menggunakan satu buah perangkat saja untuk terkoneksi dengan aplikasi Google Authenticator. Jadi misalnya, kawan memiliki dua buah perangkat (sebuah ponsel dan tablet) Android yang terhubung dengan akun Google yang sama. Ketika kawan mengkoneksikan salah satunya dengan Google Authenticator, maka perangkat Android yang satunya tidak bisa terkoneksi ke akun Google. Tiap kali kawan membuka aplikasi Play Store, maka akan diminta memasukkan password. Namun, walau kawan memasukkan password yang benar, tetap saja perangkat tidak bisa login karena membutuhkan kode verifikasi dari aplikasi Google Authenticator, plus Android (Gingerbread) tidak memunculkan form isian untuk kode verifikasi ini.
Login Google 2-Step Verification Pada Dua Ponsel Android
Android hanya menyediakan form isian password,
tidak ada form untuk kode verifikasi
Bagaimana agar kawan bisa login Google 2-Step Verification pada dua ponsel Android? Untuk bisa login di perangkat yang tidak terkoneksi dengan Google Authenticator, maka kawan hanya perlu melakukan beberapa langkah berikut:
Pertama, masuk ke laman pengaturan akun Google
Klik Security
Pada kotak 2-step verification, klik Setting
Pilih App-specific password
Klik Manage your application specific passwords.
Masukkan nama pengenal untuk aplikasi yang menggunakan password tersebut, misalnya 'Ponselku' (label 1)
Klik Generate password (label 2)
Lalu akan muncul password seperti pada gambar berikut (label 3)
Login Google 2-Step Verification Pada Dua Ponsel Android
Klik Done jika sudah selesai.

Sekarang kawan hanya perlu memasukkan password  tersebut pada perangkat Android. Buka menu Setting - Accounts and sync atau cukup dengan membuka aplikasi Play Store, maka perangkat akan otomatis meminta kawan memasukkan password. Isikan password yang tadi telah kawan peroleh secara teliti (masukkan pula spasi). Dan jika berhasil, kini perangkat kawan sudah bisa login kembali ke akun Google tanpa meminta kode verifikasi.
Share:

0 comments:

Posting Komentar