Monster Raksasa Misterius #6: Kraken

by - 17.30.00

mitos makhluk monster cryptid misterius super besar Kraken
Sejak zaman dulu, para pelaut di Islandia dan Norwegia rutin melaporkan bahwa mereka melihat satu sosok monster laut besar yang punya banyak tentakel, yang disebut sebagai "Kraken". Asal mula Kata Kraken sendiri berasal dari kata "Krake" dari bahasa Skandinavia yang berarti "Hewan yang tidak sehat" atau "Sesuatu yang aneh". Kata ini masih digunakan di dalam bahasa Jerman modern untuk ditujukan kepada hewan gurita.

Para pelaut tentu paham bahwa makhluk lautan sejati yang bertentakel adalah gurita dan cumi-cumi, namun mereka menganggap bahwa Kraken adalah spesies yang sama sekali berbeda karena ukuran tubuhnya yang sangat, sangat besar. Kadang ada orang yang mengira makhluk itu semacam gurita raksasa, ada pula yang mengatakan Kraken adalah cumi-cumi raksasa. Namun seiring berjalannya waktu, makhluk lautan raksasa itu hanya dikenal dengan namanya, "Kraken".
Memahami Cryptid dan Cryptozoology
Monster Raksasa Misterius #10: Bermuda Beast
Monster Raksasa Misterius #9: J'ba Fofi
Monster Raksasa Misterius #8: Alien Bigfoot
Monster Raksasa Misterius #7: Ningen
Erik Ludvigsen Pontopiddan, seorang uskup dari Bergen yang juga seorang naturalis dan pecinta alam, pernah menulis di dalam bukunya "Natural History of Norway" yang terbit pada tahun 1752, "Keberadaan Kraken tidak bisa dipungkiri lagi; Kraken adalah sesosok monster laut terbesar yang pernah kita kenal." Menurut Pontopiddan, Kraken memiliki ukuran tubuh sebesar sebuah pulau yang mengapung dan memiliki tentakel seperti bintang laut. Dia juga menyebutkan jika monster laut ini bisa dengan mudah menggulung kapal yang lewat dengan tentakelnya dan menarik kapal tersebut ke dasar lautan. Namun menurut Pontopiddan, bahaya yang dihasilkan oleh Kraken sebenarnya adalah ombak air yang dashyat ketika makhluk ini menyelam ke dalam laut. Ombak itu bisa menenggelamkan seluruh kapal yang berada di dekatnya. Yang menarik, selain menggambarkan bahwa Kraken adalah makhluk yang berbahaya, Pontopiddan ternyata juga menulis sisi lain dari sang monster misterius ini. Dia menyebutkan ikan-ikan di laut suka sekali berada di dekat Kraken. Para nelayan dari Norwegia yang mengetahui hal ini sering mengambil resiko untuk menangkap ikan dengan membawa kapal-kapal mereka hingga berada tepat di atas Kraken. Jika para nelayan pulang dan membawa hasil tangkapan yang sangat banyak, para penduduk desa pasti sudah paham bahwa para nelayan ini telah menangkap ikan tepat di atas Kraken.

Pada awal penelitian berbasis ilmiah sedang berkembang pesat, Kraken dianggap sebagai sosok ular laut belaka. Dengan kata lain, keberadaan Kraken hanya menjadi bahan tertawaan orang. Beberapa orang ilmuwan menghapus Kraken dari daftar pertanyaan mereka dan menolak untuk menelitinya lebih jauh, bahkan saat ada ditemukan sesosok bangkai yang terdampar di tepi pantai, yang diduga sebagai bangkai Kraken. Lantas tiba suatu waktu dimana segalanya berubah. Beberapa bangkai Kraken lainnya dilaporkan terdampar di pantai yang berbeda-beda dalam waktu yang berdekatan, dan ada seruan yang membuat para ilmuwan mau tidak mau harus menelitinya dengan lebih serius.

Kraken lantas dinyatakan sebagai satu spesies hewan sejati. Makhluk itu digolongkan sebagai cumi-cumi raksasa. Cumi-cumi raksasa menjadi satu dari beberapa hewan terbesar yang ada di muka bumi. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan berusaha menyelidiki keberadaan makhluk ini di habitatnya, namun mereka menemui kebuntuan. Banyak orang mengaku telah melihat cumi-cumi raksasa, tapi sebagian dari mereka adalah para nelayan dan pelaut, yaitu orang-orang dari profesi yang sama yang pernah melaporkan adanya penampakan ular laut raksasa. Setiap penampakan gagal dikonfirmasi kebenarannya, dan dalam setiap kasus, diketahui para saksi mata bukanlah orang-orang yang berpendidikan. Para ilmuwan menghabiskan dana jutaan dolar dalam tiap ekspedisi mereka, namun mereka belum juga mampu merekam eksistensi si cumi-cumi raksasa dalam keadaan hidup. Segala hal yang mereka ketahui tentang cumi-cumi raksasa hanyalah yang didapatkan dari bangkai yang terdampar. Semua ekspedisi ke laut dalam untuk mencari habitat alami cumi-cumi raksasa sama sekali tak membuahkan hasil.

Sejak itu cumi-cumi raksasa atau Kraken dianggap sebagai makhluk mistis dan merupakan cryptid sejati, walaupun komunitas ilmuwan tidak lagi meragukan keberadaan cumi-cumi raksasa. Pada September 2004, semuanya berubah. Ilmuwan di Jepang berhasil memancing keluar seekor cumi-cumi raksasa dengan umpan, dan kamera otomatis merekam lebih dari 500 foto sebelum akhirnya makhluk itu berhasil merobek bagian tubuhnya untuk membebaskan diri dan lalu melesat pergi; meninggalkan sebuah tentakel sepanjang 18 kaki yang masih menyangkut di atas kail.

Tersisa keraguan mengenai bagaimana bisa seekor cumi-cumi mampu mencapai ukuran sebesar itu. Baik laporan para saksi mata maupun guratan-guratan luka yang terdapat pada beberapa tubuh ikan paus sperma mengindikasikan bahwa ada cumi-cumi raksasa lain yang jauh lebih besar ukurannya dibandingkan dengan bangkai-bangkai yang ditemukan mati terdampar.

Banyak ilmuwan tidak mau percaya bahwa cumi-cumi sebesar itu nyata adanya. Apakah ada lebih dari satu spesies cumi-cumi raksasa di luar sana, dengan satu diantaranya memiliki ukuran tubuh yang luar biasa besarnya? Apakah cumi-cumi raksasa, baik yang dilaporkan terlihat di permukaan air maupun yang ditemukan mati terdampar di pantai, adalah yang paling kecil ukurannya? Skeptisme tentang gagasan akan adanya cumi-cumi berukuran paling raksasa telah mereda saat ini, ketika para ilmuwan modern menemukan bahwa satu spesies cumi-cumi Antartika yang bernama ilmiah Mesonychoteuthis hamiltoni sungguh mampu berkembang jauh lebih besar dari cumi-cumi raksasa yang telah pelajari. Mereka belum menemukan bukti akuratnya, karena spesimen lengkap Mesonychoteuthis hamiltoni yang ditemukan dianggap masih terlalu muda, namun dari besarnya ukuran spesimen itu dapat diperkirakan seberapa besar ukuran cumi-cumi dewasanya diluar sana. Sebagai perbandingan, Mesonychoteuthis hamiltoni kini menyandang nama umum, "cumi-cumi kolosal". Apakah jenis ini adalah sang monster yang ditakuti para pelaut jaman dulu, yang disebut sebagai Kraken? Laut adalah tempat misteri terbesar yang ada di dunia, dan belum seluruhnya terjamah oleh tangan manusia. Maka misteri demi misteri tetap akan selalu ada, dan selama itu pula sang Kraken akan terus menanti rahasianya kelak akan terkuak.
(Dari berbagai sumber)
(Penulis/Penerjemah : Andre Kusumayadi)

You May Also Like

0 comments